Green Islamic Finance: Peran Akad Salam dalam Model Bisnis Pertanian Hijau Berkelanjutan
Keywords:
Green Islamic Finance, Akad Salam, Pertanian Hijau BerkelanjutanAbstract
Perubahan iklim dan degradasi lingkungan telah menciptakan krisis global yang mendesak, memicu transisi menuju ekonomi yang berkelanjutan. Salah satu sektor yang sangat terpengaruh adalah pertanian, yang juga berkontribusi signifikan terhadap emisi karbon. Dalam konteks ini, keuangan hijau syariah, terutama melalui instrumen akad salam, menawarkan solusi pembiayaan yang sejalan dengan prinsip keberlanjutan dan keadilan ekonomi Islam. Akad salam, yang memungkinkan pembayaran di muka untuk komoditas pertanian, telah terbukti meningkatkan akses modal bagi petani, khususnya dalam sektor pertanian berkelanjutan. Penelitian ini mengusulkan kerangka konseptual untuk mengintegrasikan akad salam dalam model bisnis pertanian hijau, serta menggali dampaknya terhadap adopsi praktik pertanian ramah lingkungan. Temuan menunjukkan bahwa akad salam berpotensi meningkatkan inklusi keuangan, efisiensi biaya, serta mendorong keberlanjutan dalam sektor pertanian. Namun, adopsi yang lebih luas membutuhkan pemahaman dan kebijakan yang mendukung prinsip-prinsip syariah dalam konteks keberlanjutan lingkungan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Laa Maghrib: Journal of Development in Islamic Economics and Business

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

