PERAN FINTECH SYARIAH DALAM MENINGKATKAN INKLUSI KEUANGAN DI INDONESIA
Keywords:
Fintech syariah, inklusi keuangan, literasi keuangan, regulasi, UMKMAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran fintech syariah dalam meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta memberikan rekomendasi strategi untuk mengoptimalkan kontribusinya dalam mempercepat inklusi keuangan nasional. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif, yang melibatkan pengumpulan data sekunder dari jurnal ilmiah, laporan resmi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), serta dokumen terkait lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penelusuran literatur akademik dan analisis dokumen resmi, sementara analisis data menggunakan metode analisis isi, termasuk reduksi data, kategorisasi tematik, dan interpretasi sintesis. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi sumber dari literatur kredibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech syariah mengalami pertumbuhan signifikan, dengan 9 penyelenggara berizin pada 2023 dan penyaluran pembiayaan mencapai Rp7 triliun, yang berkontribusi dalam menjangkau masyarakat unbanked dan underbanked, serta mendukung UMKM melalui layanan seperti P2P lending syariah, crowdfunding syariah, dan dompet digital syariah. Namun, tantangan utama meliputi literasi keuangan syariah yang rendah (hanya 23,3%), regulasi yang masih berkembang, dan persaingan dengan fintech konvensional. Kesimpulan utama adalah fintech syariah berpotensi besar sebagai solusi inklusi keuangan berbasis syariah, tetapi memerlukan strategi seperti peningkatan literasi, penguatan regulasi, kolaborasi dengan perbankan syariah, dan inovasi teknologi untuk mengatasi kendala dan memperluas akses keuangan secara berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Laa Maghrib: Journal of Development in Islamic Economics and Business

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

